kuberada

Gemuruh kendaraan membisingkan suasana

Untaian kata kata indah menggugah hati

Pikiran melayang tak tau kemana arah tujuan

Mata memandang

Telinga mendengar

Aku merasa diri ini lemah tanpa daya

Terang cahaya bola lampu begitu indah

Angin berhembus, menembus pakaian yang menutupi badan

Sekitar orang-orang duduk terbuai kekhusuan

Terdiam, hatiku berkata

Apa sesungguhnya khusuan itu?

Apa yang salah pada diriku?

Sering kukatakan apa yang harus aku lakukan

Guna bisa mendekat kepadamu….

Hatiku sakit, ketika aku lupa kepadamu

Imankah aku ini, ataukah hanya sekedar

Perasaan takut terhadap kekuasaanmu…

Posted on Juli 4, 2009, in puisi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: